Senin, 10 Oktober 2011

Contract!

Desclaimer :

Contract © VM Dark Shadow

Rated : Teen

Chapter 1 : Story Begins

Warning : OC, gaje, EYD, typo

 Summary : Apa yang kalian lakukan jika diperbudak oleh Cowok yang keren dan angkuh?

Enjoy It
.
.
.

"Maaf.. maaf.. permisi.. ugh.. hey!" Teriakan seorang gadis bernama Serrah Passon menggema di gerbong kereta. Hm.. Sepertinya sedang terburu-buru. "Hey, permisi.. aku sudah terlambat datang ke sekolah!!" geramnya pada orang-orang yang berada didalam gerbong. Rambut hazel sebahunya terlihat berantakan, mata emeraldnya tidak bisa diam mencari kursi yang kosong untuk diduduki, wajahnya memerah menahan marah, dan habislah kesabarannya

"Cukup! Bisa tidak kalian minggir!" Teriaknya pada orang-orang sok sibuk yang berada didalam gerbong sambil mendorong tangannya ke depan.

DHUUAK

"EH?"

Semua mata mengarah pada Serrah, dan tubuh gadis itu membeku seketika.
 Oh.. sebenarnya apa yang sedang terjadi?


Ternyata dia tak sengaja mendorong nenek tua yang berada didepannya hingga terjatuh, Nenek yang terjatuh itu mengeluh kesakitan dengan suara rentanya yang terdengar menyedihkan.

Dan tamatlah riwayat gadis itu.
.
.
.

"Sial.. sial.. Menyebalkan! Aku kan tidak sengaja mendorong nenek tadi, Kenapa semua penumpang kereta sampai memarahiku segala, YANG BENAR SAJA!" geramnya sambil melihat jam tangan yang terpasang manis di lengannya.

"oh tidak, sudah jam 06.55, matilah aku! lima menit lagi pelajaran akan dimulai"

Sepatu lari berwarna coklatnya berdecit bergesekan dengan lantai koridor Hardward International High School, Sekolah barunya. "Sial! Baru hari pertama masuk sekolah saja sudah terambat! Kau payah Serrah" Keluhnya pada diri sendiri. Nafasnya memburu menyamai langkah kakinya yang cepat.

 'Sedikit lagi..' batin Serrah Sambil menambah kecepatan larinya


DUAKKKKK



"Aghhh"

Serrah menabrak seseorang. Kira-kira siapa yang ia tabrak? Guru? Kepala sekolah? atau..

"kau, berani sekali kau menabrakku! Bodoh!" Geram orang yang ia tabrak, Sepertinya seorang laki-laki.

"Ma-Maafkan aku.. Aku sedang terburu-buru"

"Dilarang lari dilorong sekolah! Tidakkah kau baca peraturannya"

"maaf, maafkan aku" Serrah mengambil tasnya yang tergeletak dilantai. "Sekali lagi maafkan ak- EHH!"

Serrah menatap laki-laki yang tadi ditabraknya, 'Astagaaa, orang ini tampan sekali, berambut spike pirang, bertubuh kekar, kulit putih, matanya yang tajam berwarna caramel.. Sempurna sekali laki-laki ini!' batinnya sambil tersenyum-senyum sendiri.
"Tampan" Ucapnya tanpa sadar.
"Kau bicara apa?"

"eh, tidak! aku tidak bicara apa-apa" Serrah kembali kealam sadarnya. 'Dasar bodoh, bisa-bisanya aku bicara seperti itu secara terang-terangan' Umpatnya dalam hati

"Dasar bodoh, sudahlah" Laki-laki asing itu melangkah menjauh sambil menggenggam sebuah ponsel, Serrah dengan gerakan cepat menarik tangan sang pemuda erat-erat. "Tu.. Tunggu.."


Brukkk

Kreeeekkk


Suara benda jatuh menggema di lorong sekolah yang sepi.


"Apa yang kau lakukan?!!" Bentak laki- laki asing yang tangannya sedang ia pegang erat.

"A.. ak.. aku.."

"Bego! Kenapa kau menarik tanganku, Ponselku jadi jatuh bodoh!"

"Maaf, Aku tidak sengaja"

"Hah, Ponselku rusak gara-gara kau"

"A.. Akanku ganti, Akanku belikan ponsel yang baru"

"Tentu saja, kau harus mengganti ponselku yang rusak" Sambung pemuda itu sambil tersenyum merendahkan. "Jika tidak, kau akan rasakan akibatnya" Tambahnya.

"Memang.. Memangnya berapa harga ponselmu?"

"$ 974" Ucap pemuda itu dengan santai.

"WHAT THE HELL? Yang benar saja, Mahal sekali" Teriak Serrah heboh. 'Ponselnya mahal sekali, Aku tidak akan bisa menggantinnya' Inner-nya.

Laki-laki asing itu tersenyum sinis, "Tentu saja mahal, barang itu kan barang berkualitas. Keluaran luar negeri." Laki-laki itu menarik nafas sejenak, Sedangkan Serrah hanya memasang tampang tololnya.

"Dan edisi terbatas" tambahnya

"Ti.. Tidak mungkin!"

"Terserah kau mau biacara apa" Laki-laki tadi membalikan badannya membelakangi Serrah sambil memasukkan ponselnya yang rusak ke dalam saku celananya. "Kau tetap harus mengganti ponselku" Sambungnya dengan santai sambil kembali membalikkan badannya ke arah Serrah.

"Kau menger-HAH!!"

Sekarang gantian laki-laki ini yang memasang tampang-tolol-sedunia, Karena gadis yang menjatuhkan ponselnya itu sudah menghilang bagai ditelan bumi.

'Gadis itu enyah' Batinnya

'Gadis itu menghilang' Ulangnya

"Akkhh, TOLOL!! Gadis itu kabur!!" Umpatnya pada diri sendiri

Berani sekali dia! Tidak tahukah dia sedang berhadapan dengan siapa? Berani-beraninya dia kabur. Brengsek!


Ketika laki-laki itu akan berjalan menuju kelasnya, Sepatu putih kulitnya terasa menginjak sesuatu, Dengan cepat dia menggerakkan bola matanya kebawah. Ternyata di menginjak sebuah kartu pelajar.


Dia ambil kartu pelajar tersebut dan membacanya.

Seketika itu juga seringai lebar terpampang dibibirnya..
.
.
.

Serrah Passon
Hardward International High School


Tamatlah riwayatmu
.
.
.
.
.
.

TO BE CONTINUED




Light is one choice...


Darkness is the other ...



VM Dark Shadow
(10-10-2011)